Welcome to sayang-buku.blogspot.com


Selamat Datang di TOKO BUKU NAJWA, melalui www.sayang-buku.blogspot.com kami
menyediakan buku-buku berkualitas dengan harga murah. Dengan berbelanja
buku di sayangbuku.com Anda akan lebih menghemat waktu, serta lebih
aman, nyaman, mudah, murah dan menguntungkan.
Showing posts with label Arsitektur. Show all posts
Showing posts with label Arsitektur. Show all posts

Monday, September 10, 2012

BA-23

Rp 52000
Descriptions...



Kode Buku: Sosiologi Kota Untuk Arsitek
ISBN 979-526-749-3
Penulis: Drs. Paulus Hariyono, M.T
Cetakan: 2011
Tebal Halaman: 276
Add to Cart More Info

BA-22

Rp 42000
Descriptions...


Kode Buku: Rancangan Visual Lansekap Jalan Panduan Estetika Dinding Penghalang Kebisingan
ISBN 979-526-113-4
Penulis: Ir. Rustam Hakim, M.T., Iali
Cetakan: 2006
Tebal Halaman: 176


Salah satu masalah yang sering dihadappi di sekita jalan adalah problematika kebisingan. Didalam rancangan arsitektur lansekap, usaha untuk mengurangi kebisingan dapat dilakukan dengan menempatkan dinding penghalang yang berfungsi mereduksi kebisingan.

Persayratan utama dalam menanggulangi kebisingan tersebut adalah pembangunan dinding yang harus padat (masif), memiliki sifat akustik yang tahan lama. Berbagai kasus banyak dijumpai, kenyataan dinding penghalang kebisingan kurang memiliki kualitas visual dan estetika.

Prinsip-Prinsip yang diusulkan dalam buku ini adalah membuat dan mengembangkan pola-pola garis, bentuk, warna, dan tekstur pada permukaan dengan menggunakan beragam materi dan biaya murah.

Ringkas, dipadu oleh gambar, sistematis, dan padat isi tersaji dalam buku ini! Selamat mebaca

Daftar Isi

BAB 1 PENDAHULUAN

PROSES RANCANGAN ESTETIKA
  A. Permaslahan
  B. Proses rancangan
  C. Pendekatan Perencanaan
  D. Inventarisasi
  E. Partisipasi Masyarakat
  F. Analisis
  G. Konsep rancangan
  H. Rancangan Awal
  I. Rancangan Rinci dan Detail Rancangan

BAB 3 PRINSIP RANCANGAN   A. Unsur-Unsur Utama
  B. Mengkoordinasikan Unsur-Unsur Lansekap
  C. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rancangan

BAB 4 APLIKASI KONSEP
  A. Unsur-Unsur Utama dan Penghalang Kebisingan
  B. Koordinasi Unsur-Unsur dan Penghalang Kebisingan
  C. Elemen Penunjang

BAB 5 RANCANGAN
  A. Penggunaan Daerah milik Jalan
  B. Konsep Kombinasi Dinding Penghalang
  C. Fungsi Tanaman

RINGKASAN

PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

BIOGRAFI PENULIS


Add to Cart More Info

BA-21

Rp 36000
Descriptions...


Kode Buku: Prinsip-Prinsip Dasar Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan
ISBN 979-010-062-0
Penulis: Dr. Ir. Aca Sugandhy, M.Sc
Cetakan: 2009
Tebal Halaman: 180


Krisis yang berkepanjangan tengah melanda negara kita. Pembangunan yang tidak menjaga keseimbangan lingkungan terjadi dan meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini. Alasan tersebut diperparah dengan kurangnya perhatian masyarakat dan ketidakkonsistenannya pemerintah dalam menata permasalahan lingkungan. Akibat ketidakacuhan tersebut baru dapat dirasakan akhir-akhir ini, ketika banyak peristiwa banjir bandang yang melanda berbagai daerah di negara kita.

Buku ini hadir ke tengah-tengah pembaca mengulas tuntas permasalahan tersebut. Dikemas dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami serta alur antara bab yang saling berhubungan, menjadikan buku ini memiliki kekuatan tersendiri dibanding buku lain yang sejenis. Selain itu, buku ini pun dilengkapi dengan pengertian lingkungan hidup dan hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan hidup lainnya berdasarkan Undang-Undang tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta ditunjang contoh aplikasi pembangunan berwawasan lingkungan di wilayah jabotabek. Hal tersebut menjadikan buku ini semakin berkualitas.

Daftar Isi

BAB 1 PENDAHULUAN
A. Beberapa Pengertian dan Prinsi Dasar Pembangunan Berkelanjutan yang Berwawasan Lingkungan
B. Landasan Hukum Pembangunan Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan Bagi Masyarakat
C. Lingkup Isi dan Ulasan

BAB 2 PERTIMBANGAN KESEIMBANGAN LINGKUNGNA GUNA TERHINDAR DARI KRISIS DAN BENCANA LINGKUNGAN
A. Keterkaitan Lingkungan lobal dan Lingkungan Nasional
B. Persepsi Masalah Keseimbangan Lingkungan
C. Mencapai Kesembangan Lingkungan
D. Syrat untuk Kemajuan Suatu Bangsa

BAB 3 DIMENSI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
A. Tiga Pilar Pembangunan Berkelanjutan
B. Dimensi manusia sebagi Subjek dan Objek Pembangunan sosial Ekonomi
C. Dimensi Ruang Lingkup Wilayah dari Pembangunan Berkelanjutan
D. Prinsip Keterpaduan dan Koordinasi

BAB 4 PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN LINGKUNGAN
A. Kebutuhan Iptek Pengelolaan Lingkungan Hidup
B. Tujuan dan Sasaran Iptek Pengelolaan Lingkungan Hidup
C. Strategi dan Kegiatan
D. tata cara pelaksanaan

BAB 5 PENEGAKAN HUKUM DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN
A. Landasan Hukum
B. Tujuan dan Sasaran
C. tata Cara Pelaksanaan

BAB 6 PERENCANAAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT BERKELANJUTAN
A. Implikasi Sosial Politik dari Pembangunan Berkelanjutan
B. Bagaiman Membuat Kehidupan Masyarakat Berkelanjutan
C. Analisis sosial dan erancangan Proyek Sosial

BAB 7 PENDEKATAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS KEANEKARAGAMAN HAYATI SETEMPAT DALAM RANGKA UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP BANGSA SECARA MANDIRI
A. Dasar Pemikiran
B. Pembangunan Daerha Berwawasan Keanekaragaman Hayati Setempat (Bioregional Development Plan)
C. Karakteristik Pengelolaan Kawasan

BAB 8 PERUMUSAN KEBIJAKAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN SERTA PROGRAM PRIORITAS PENGELOAAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM RANGKA REFORMASI
A. Konsep dasar
B. Strategi Pelaksanaan Dasakarya Pengelolaan Lingkungan Hidup Prioritas Program dalam Rangka Reformasi
C. Identifikasi Program
D. Prioritas Program Repelita

BAB 9 UPAYA PEMANTAPAN KEBIJAKAN DAN STRATEGI NASIONAL PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN
A. Latar Belakang
B. Kondisi Perumahan dan Pemukiman pada Saat Ini
C. Agenda Global Perumahan dan Permukiman
D. GBHN dan Propenas Sektor Perumahan dan Permukiman
E. Visi dan Misi Pembangunan Perumahan dan Permukiman Berkelanjutan
F. Hakikat permasalahan Pemenuhan Kebutuhan Perumahan dan Permukiman
G. Sekilas Lokalkarya Nasional Perumahan dan Permukiman tahun 1952, 1972 dan Tahun 1992
H. Sekilas Kajian Kebijakan Perumahan dan Permukiman
I. Fokus Strategi Kebijakan yang Perlu Dikembangkan
J. Kebijakan dan Strategi Nasional Perumahan dan Permukiman
K. Rekomendasi

BAB 10 KEBIJAKAN PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU WILAYAH JABOTABEK (JAKARTA, BOGOR, TANGERANG, BEKASI)
A. Pendahuluan
B. Ruang Terbuka hijau di Jabotabek
C. Analisis Permasalahan
D. Pembahasan
E. Rekomendasi

BAB 11 PENGEMBANGAN MEKANISME PENDANAAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
A. Perhitungan Sumber Daya Alam
B. Maksud dan Tujuan Pengembangan Mekanisme Pendanaan
C. Sumber Dana
D. Sasaran
E. Langkah Tindak

BAB 12 PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

BIOGRAFI PENULIS



Add to Cart More Info

BA-20

Rp 42000
Descriptions...


Kode Buku: Komunikasi Grafis Arsitektur dan Lansekap
ISBN
Penulis: Ir. Rustam Hakim, M.T., Iali Dr. Ing. Ir. Eka Sediadi R., Iai
Cetakan: 2006
Tebal Halaman: 168

Buku Komunikasi Grafis Arsitektur dan Lansekap ini ditulis berdasarkan inspirasi dari buku Larch 204 Notebook karangan Norman K. Booth yang dikeluarkan oleh The Ohio State University Amerika.

Pada dasarnya grafis sebagai alat komunikasi para perancang/arsitek, mempunyai 3 (tiga) pola yaitu pertama, komunikasi grafis antara perancang/arsitek dengan pemberi pekerjaan/proyek, kedua, komunikasi grafis antara perancang/arsitek dengan sesama perancang atau rekan profesi sejawat, dan ketiga, komunikasi grafis antara perancang/arsitek dengan para pelaksana lapangan.

Pola pertama, komunikasi grafis berbentuk gambar-gambar perspektif terukur (bird eye view, man eye view, axonometri), sketsa-sketsa tiga dimensional proporsional, dan lebih menarik apabila disajikan dengan berwarna. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pemberi pekerjaan atau masyarakat guna membayangkan rencana rancangan yang diusulkan.

Pola kedua, komunikasi grafis berbentuk konsep, tabel-tabel, bentuk buble diagram, flow chart, sketsa gagasan, tanda-tanda panah, diagram, tabel, gambar potongan, dan detail rincian suatu masalah. Pola kedua ini dipergunakan untuk berkomunikasi antara sesama rekan profesi sejenis.

Pola ketiga, adalah komunikasi grafis yang diperuntukkan bagi para pekerja/pelaksana proyek di lapangan. Gambar harus dibuat jelas, rinci dan akurat. Hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran, skala, garis-garis ketebalan dalam gambar, notasi, tanda positif atau negatif, ketinggian level tanah. Gambar dalam pola ketiga ini biasanya disebut dengan gambar kerja, as built drawing.

Buku ini akan membahas tentang komunikasi grafis yang terkait pada ketiga pola di atas. Penulis mengharapkan agar bahasan selanjutnya bermanfaat bagi kalangan profesional/praktisi yang bergerak dalam bidang perancangan tapak, baik praktisi arsitek bangunan, arsitek lansekap, maupun profesi yang terkait.

Materi buku, terbagi dalam tiga belas bab yang menguraikan berbagai pendekatan grafis dalam berkomunikasi antar/atau sesama profesi.

Daftar Isi

BAB 1 PRINSIP DASAR KOMUNIKASI GRAFIS

BAB 2 PRESENTASI KOMUNIKASI GRAFIS

A. Presentasi Komunikasi Grafis Sesama Arsitek Lansekap atau Disiplin Ilmu Sejenis
B. Presentasi Komunikasi Grafis dengan Pemberi Tugas atau Masyarakat
C. Komunikasi Grafis antara Arsitek dengan Pelaksana Pembangunan
D. Ilusi dan Persepsi Gambar

BAB 3 SIMBOL GRAFIS

A. Penggambaran Simbol Pohon dengan Rendering Dedaunan
B. Penggambaran Simbol Pohon Tanpa Rendering Dedaunan
C. Penggambaran Simbol Pohon dengan Percabangan
D. Penggambaran Simbol Pohon Berjenis Evergreen
E. Penggambaran Tanaman Penutup (Ground Covers)
F. Penggambaran Susunan Batu Alam dan Gravel
G. Penggambaran Susunan Batu Bata dan Papan sebagai Dinding
H. Penggambaran Potongan Simbol Pohon (dengan Menampilkan Arsir Dedaunan)
I. Penggambaran Potongan Simbol Pohon (dengan Menampilkan Struktur Batang dan Ranting)
J. Penggambaran Potongan Simbol Pohon Berjenis Evergreen
K. Gambar Potongan dan Tampak
L. Gambar Simbol Grafis Lainnya

BAB 4 PROSES GRAFIS

BAB 5 CONTOH GRAFIS

BAB 6 GAMBAR RENCANA TAPAK

A. Apakah yang Dimaksud dengan Gambar Rencana Tapak
B. Mengapa Diperlukan Adanya Gambar Rencana Tapak
C. Apakah yang Biasanya Ditampilkan dalam Gambar Rencana Tapak
D. Bagaimana Menggambarkan Objek dalam Gambar Rencana Tapak untuk Membedakan Satu dengan Lainnya

BAB 7 GAMBAR TAMPAK
A. Pendahuluan
B. Fungsi Gambar Tampak dalam Perancangan Arsitektur Lansekap
C. Proses Gambar Tampak Atas/Denah, Tampak Depan, dan Tampak Sam- Ping

BAB 8 GAMBAR POTONGAN

A. Pendahuluan
B. Mengapa Diperlukan Gambar Potongan
C. Tahapan dalam Membuat Gambar Tampak
D. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menggambar Tampak
E. Membuat Gambar Potongan

BAB 9 DASAR KOMPOSISI DESAIN

BAB 10 PROSES RANCANGAN SEDERHANA

A. Komunikasi dengan Pemilik
B. Analisis dan Penelitian (Termasuk Kunjungan ke Lapangan)
C. Tahap Perancangan

BAB 11 HURUF DAN ANGKA

A. Pendahuluan
B. Penampilan
C. Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menulis Huruf dan Angka yang Baik

BAB 12 KOMPOSISI BENTUK

A. Pendahuluan
B. Karakteristik Bidang
C. Bidang Bujur Sangkar atau Persegi Panjang
D. Bidang Bulatan
E. Bentuk Bidang Bebas

A. Fungsi Arsitektural
B. Fungsi Keindahan
C. Fungsi Enjinering/Rekayasa
D. Fungsi Pengontrol Iklim

DAFTAR PUSTAKA




Add to Cart More Info